Rusia Pertimbangkan Pendidikan Agama bagi Mahasiswa Kedokteran
Wakil Majelis Rendah Parlemen (Duma) Rusia dari partai Rusia Bersatu Vitaly Milonov mengajukan permintaan kepada Menteri Pendidikan Olga Vasilyeva dan Menteri Kesehatan Veronika Skvortsova untuk mempertimbangkan kemungkinan pengadaan mata kuliah agama bagi mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di bidang kedokteran. Hal tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi praktik aborsi yang banyak dilakukan oleh dokter.
Milonov mengusulkan agar perwakilan sejumlah agama di Rusia berperan sebagai tenaga pengajar.
"Saya meminta Anda untuk mempertimbangkan mata kuliah agama dalam pelatihan dokter di seluruh spesialisasi. Siswa tidak hanya perlu mempelajari mekanisme tubuh manusia, tetapi juga metafisika nilai kehidupan manusia dari perspektif agama. Dengan lebih memahami agama, diharapkan mereka tidak akan menyalahgunakan profesi mereka untuk memberikan layanan aborsi," tutur Milanov seperti yang dikutip oleh Islam.ru.
Milonov berpendapat bahwa pelatihan medis dewasa ini kebanyakan tidak memberikan perhatian pada sisi moral. "Dapat dibuktikan dengan fakta bahwa setiap tahunnya, di Rusia ada banyak lembaga kesehatan di mana dokternya terlibat dalam praktik yang bertentangan dengan sumpah hippokrates," kata Milonov menekankan.