Bagaimana membuat siswa tidak hanya menghafal rumus, tetapi juga memahami fenomena di baliknya. Pertanyaan tersebut menjadi salah satu hal yang mendorong Desi Susanti, guru Fisika di SMA Negeri 1 Sendawar, Kutai Barat, Kalimantan Timur, mengembangkan model pembelajaran Detektif Sains.