Dunia menghadapi ancaman keamanan energi terbesar dalam sejarah, menurut Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol. Peringatan itu muncul seiring blokade yang masih berlangsung di Selat Hormuz, baik oleh Iran ataupun Amerika Serikat (AS).