Pemerataan akses komunikasi dan internet masih menjadi tantangan besar di kawasan timur Indonesia. Minimnya infrastruktur terestrial seperti jaringan fiber optik ataupun BTS menyebabkan masih ada wilayah blank spot yang berdampak pada terbatasnya akses masyarakat terhadap informasi, layanan publik, serta aktivitas ekonomi digital.